Deck / Player
Tempat memutar track, mengatur play/pause, cue, jog wheel, pitch dan loop.
Halaman DJ interaktif untuk mengenal turntable, mixer, beatmatching, cue, EQ, crossfader, playlist, sampai alur latihan dari pemula menuju performer.
DJ modern biasanya bekerja dengan deck/player, mixer, headphone, monitor dan library musik. Pahami fungsi setiap bagian sebelum fokus ke teknik.
Tempat memutar track, mengatur play/pause, cue, jog wheel, pitch dan loop.
Menggabungkan dua atau lebih sumber audio melalui channel, gain, EQ, filter dan fader.
Headphone digunakan untuk cueing; monitor membantu mendengar hasil mix yang sedang dimainkan.
Gunakan kontrol berikut untuk memahami hubungan deck, BPM, play/pause dan crossfader. Untuk audio sendiri, upload file lokal.
Ikuti urutan latihan ini. Jangan mengejar banyak efek terlebih dahulu; timing, beat dan kontrol volume adalah fondasi.
Dengarkan kick dan snare. Hitung “1-2-3-4”. Pada banyak musik dance, satu bar dasar terdiri dari empat beat.
Pilih track dengan tempo yang sama atau dekat. Gunakan pitch/tempo control untuk membuat kedua track mudah diselaraskan.
Dengarkan track A dan B. Atur tempo lalu gunakan jog/position control agar kick kedua track jatuh bersamaan.
Dengan headphone, preview track berikutnya tanpa mengganggu output utama. Cari intro, outro, vocal dan bagian transisi.
Jangan menumpuk bass dari dua track terlalu lama. Turunkan low pada track yang masuk lalu kembalikan secara bertahap.
Masukkan track baru perlahan. Fokus pada phrase musik: transisi sering terasa lebih natural saat pergantian terjadi di awal phrase baru.
Gunakan pola sederhana ini untuk latihan transisi. Setelah stabil, baru eksplorasi EQ, filter, loop dan efek.
Mulai dari bagian intro/outro dengan volume rendah.
Naikkan channel B sambil menjaga low-end tetap terkendali.
Kurangi A secara perlahan dan biarkan B menjadi sumber utama.
10 menit beatmatching • 10 menit cue & phrase • 10 menit transisi. Rekam latihan, dengarkan kembali, lalu catat bagian yang timing-nya belum stabil.